Jumat, 09 September 2016

RAKSASA yang Sombong

NOKIA dulu menyebut ANDROID sebagai semut kecil merah yang mudah digencet dan mati. Arogansi dan rasa percaya diri yang berlebihan membuat Nokia terjebak dalam innovator dilema. Sejarah mencatat, yang kemudian mati justru Nokia – tergeletak kaku dalam kesunyian yang perih.
KODAK menyebut kamera digital hanyalah trend sesaat, dan kamera produksi mereka akan terus bertahan. Kodak terjebak halusinasi dan innovator dilema yang akut. Akibatnya, ruangan ICU yang pengap menanti raga mereka yang merintih kesakitan.

INTEL dan MICROSOFT (Dominasi yang dulu dikenal dengan duo Wintel) terlalu menikmati kekuasannya dalam dunia PC dan Laptop, dan pelan-pelan terjebak innovator dilemma. Mereka terbuai dengan kekuasaannya, dan lengah betapa dramatis kecepatan kemajuan era mobile computing.

Kini era PC/Laptop sudah hampir berakhir, diganti era mobile smartphone. Dan hegemoni Microsoft serta Intel kian menjadi tidak relevan dalam era smartphone. Intel dan Microsoft lalu hanya duduk saling bertatapan mata, diam dan termangu. Dalam rasa penyesalan yang pedih dan pahit. Namun dalam bisnis, penyesalan tidak pernah mendapat tempat terhormat.
PIZZA HUT terus menerus mengenalkan menu baru setiap enam bulan. Sabun LIFEBOY ber-kali-kali melakukan rejuvenasi. FACEBOOK dan BUKALAPAK juga selalu melakukan evolusi.
NOKIA kolaps dihantam IPHONE di tahun 2007, padahal produsen iPhone bukan perusahaan telko, namun dari industri komputer.

Koran dan majalah mati bukan karena sesama rivalnya, namun karena Facebook dan Social Media (remaja dan anak muda tak lagi kenal koran/majalah kertas. Mereka lebih asyik main Path, IG atau FB. Pelan tapi pasti industri koran dan majalah akan mati).
Televisi seperti RCTI, Trans dan SCTV kelak akan kolaps bukan karena persaingan sesama pemain di industri yang sama, tapi dari makhluk alien bernama YOUTUBE. Di Amerika, jumlah pemirsa televisi dikalangan anak muda dan remaja, menurun drastis. Dan semua lari ke Youtube.
Ini juga kelak akan terjadi di Tanah Air.

Industri taksi seperti BLUE BIRD goyah bukan karena pesaing sesama taksi, namun dari layanan taksi independen berbasis aplikasi. Di banyak negara, banyak perusahaan taksi konvensional mati digilas UBER dan layanan taksi berbasis aplikasi lainnya.

Dan kini produsen TOYOTA, BMW dan MERCEDES BENZ takut bukan karena persaingan sesama mereka. Namun karena kehadiran TESLA, yang entah dari mana tiba-tiba melakukan inovasi radikal dengan produk mobil berbasis elektrik, dengan teknologi mobil tanpa sopir atau otonom (Autopilot Hardware)--(Mobil seri Tesla3 terjual hingga 300 ribu unit hanya dalam dua hari, padahal unitnya baru dirilis 2018. Jadi indennya dua tahun).

Manusia yang dapat segera beradaptasi dengan perubahan keadaan lingkungannya maka dia akan survive. Jika tidak dapat beradaptasi perubahan maka mereka akan tersingkir dan punah dari lingkungannya. Ide perubahan dan kreatif adalah salah satu wujud syukur.
Kuncinya adalah kerendahan hati dan mau belajar dari kelebihan orang lain, jangan pernah meremehkan apapun dan siapapun.



NB: dihimpun dari berbagai sumber

Kamis, 08 September 2016

GOOGLE LOCAL GUIDES...?

Apa itu Local Guides
Google Local Guides atau Pemandu Lokal Google merupakan komunitas global bagi para penjelajah untuk membantu orang lain menemukan tempat-tempat terbaik dengan cara memberikan ulasan terkait restoran, makanan, tempat wisata, mengungunggah foto, menambahkan tempat atau mengedit tempat atau lokasi yang dianggap penting yang nantinya dapat dibagikan kepada netizen lainnya di seluruh dunia.

Ketika teman-teman sudah bergabung sebagai pemandu lokal, teman-teman berpeluang mendapatkan hadiah dari local guide dengan cara mengumpulkan poin sehingga poin-poin yang terkumpul dapat mengantar para lokal guide naik ke level lebih tinggi.

Manfaat bergabung dengan Google Local Guides
Level ditentukan oleh jumlah poin yang Anda peroleh. Dapatkan 1 poin untuk setiap tempat yang Anda ulas, foto, tambahkan, edit, atau berikan informasi tambahan di Google Maps dan dapatkan hingga 5 poin per tempat.
Berikut ini adalah sistem level pada Local Guide dan Manfaatnya :

Tingkat 1 (0 sampai dengan 4 poin) :
Dapatkan informasi eksklusif melalui buletin bulanan Pemandu Lokal.
Ikutlah berpartisipasi dalam Workshop dan Hangouts yang diselenggarakan oleh Google.
Di negara-negara tertentu, dapat mengikuti kontes eksklusif bagi para Pemandu Lokal.
Tingkat 2 (5 sampai dengan 49 poin)
Dapatkan akses awal ke produk dan fitur baru Google.
Promosikan pertemuan yang Anda selenggarakan sendiri di kalender Pemandu Lokal.
Tingkat 3 (50 sampai dengan 199 poin)
Buat semua mata melirik Anda di Google Maps dengan lencana Pemandu Lokal.
Terhubunglah dengan Pemandu Lokal lain di Komunitas Google+ eksklusif local guides.
Pandu percakapan dengan memoderasi saluran komunitas Pemandu Lokal.
Dapatkan undangan ke acara yang diselenggarakan Google di kota-kota tertentu.
Tingkat 4 (200 sampai dengan 499 poin)
Tingkatkan penyimpanan Google Drive Anda secara gratis.
Anda berhak tampil di saluran online Pemandu Lokal.
Dapatkan hadiah ungkapan terima kasih tahunan.
Tingkat 5 (diatas 500 poin)
Jadilah orang dalam Google, mencoba produk baru sebelum diluncurkan ke publik.
Daftarkan diri untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi Pemandu Lokal Tingkat 5.

Cara Bergabung di Google Local Guides
Pemandu Lokal ditawarkan di semua tempat di mana Google Maps tersedia. Pada saat ini, Google Maps tersedia di lebih dari 40 negara dan bahasa dan ditujukan bagi perorangan
Untuk berpartisipasi dalam Program ini sebagai Pemandu Lokal, Anda harus:

1.memiliki akun Google+ yang valid;
2.berusia minimal 18 tahun (atau memenuhi batas usia di negara tempat Anda tinggal); dan
sudah mendaftar untuk berpartisipasi dalam Program Local Guides.
serta mengikuti dan menyetujui aturan-aturan yang dikeluarkan oleh Google Local Guide yang dapat anda baca di tautan berikut : Persyaratan dan Ketentuan Program Pemandu Lokal.
Anda dapat bergabung dan berpartisipasi sebagai Pemandu Lokal dengan cara mendaftar di situs Local Guides dan mulai berpartisipasi menggunakan aplikasi Google Map di Smartphone anda.
Di Indonesia anda dapat berbagi, belajar, mendapatkan teman sesama local guide, dengan bergabung di Komunitas Google+ Indonesia Local Guides Unofficial
Semoga tulisan ini bisa menginspirasi teman-teman penjelajah untuk bergabung bersama kami di Google Local Guides.

Minggu, 04 September 2016

inspirasi KISAH SOTO IBU AMIR SOLO

Kisah ini disampaikan oleh Bu Das Salirawati, Dosen Hebat Univ. Negeri Yogyakarta
Dalam rangka perjalanan untuk pekerjaan ke Solo, suatu hari saya mampir makan di warung soto di Solo.
Habis bubaran salat jum'at saya mampir ke warung soto itu, karena sangat ramai dikunjungi pelanggannya. Saya pikir soto ini pasti enak karena pengunjungnya sampai ke teras warung...
Suasananya rada aneh, ketika saya lihat sekeliling meja, banyak sekali abang-abang becak yang makan di sana.

"Hemmm.. Pantesan rame, sotonya memang benar-benar enak!"
Ketika selesai makan dan mau membayar, Bu Amir pemilik warung soto itu melarang saya mengeluarkan uang.
"Tidak usah bayar Dik, terima kasih atas kunjungannya.".. ..
Dengan penuh rasa heran saya bertanya alasannya kenapa gak mau dibayar?
"Ini hari Jumat Dik, di sini tiap hari Jumat gratis!"
Masya Allah, terjawab sudah kenapa sebagian besar yang makan di warung ini tukang becak.
Setengah bingung saya mencoba mendekat ke tempat Bu Amir duduk.
"Ibu, apa gak rugi jual soto seharian gak dapat uang?", tanya saya setengah menyelidik.
"Dik, dari hari Sabtu sampai hari Kamis kan alhamdulillah kami dikasih rejeki, dikasih untung sama Allah!!!
Kalau kami bersyukur dengan cara menggratiskan satu hari, untung kami masih sangat banyak untuk ukuran kami.
Kalau mau jujur seharusnya kami memberikan hak kepada Allah minimal 30% !
Coba adik pikir, siapa yang menggerakkan hati pelanggan-pelanggan kami untuk datang kemari ?
"Kalau kami harus membayar salesman, berapa uang yang harus kami bayar?"
"Semoga dengan 1/7 bagian ini Allah ridho. Sebagian besar dari hasil usaha ini kami gunakan untuk membiayai 4 anak kami. Mereka kuliah semua Dik. Satu di kedokteran UGM, satu di Teknik Sipil ITB, yang 2 lagi di UNS sini. Kalau bukan karena pertolongan Allah, mana bisa usaha kami yang sekecil ini membiayai kuliah 4 orang!"
Bu Amir menjelaskan panjang lebar.
Jelegeeer.... !!! Saya seperti disambar petir.
Warung soto sekecil ini bisa membiayai anaknya 4 kuliah di Universitas Negeri semua! Bahkan malah masih bisa memberi makan kepada tukang-tukang becak dan semua orang yang berkunjung ke warungnya setiap HARI JUMAT, GRATIS lagi !!!
Saya gak kehilangan akal, untuk membayar rasa kagum dan rasa bersalah makan soto gratis, saya masuk Mall.
Saya membeli dompet cantik buat hadiah Bu Amir.
Saya pikir, "Masa Bu Amir gak mau dikasih dompet secantik ini?"
Dalam waktu tidak sampai satu jam saya sudah kembali ke warungnya.
"Lho, kok balik lagi, ada yang ketinggalan Dik?", sapa Bu Amir heran.
"Mohon maaf Bu, ini hadiah dari saya tolong diterima. Anggap saja sebagai kenang-kenangan dari saya buat ibu yang telah memberi pelajaran hidup yang sangat berarti buat saya."
Dengan senyum tulus dan bicaranya halus Bu Amir menolak:
"Dik, terimakasih hadiahnya. Maaf, bukan ibu menolak. Ibu cukup pake dompet ini saja, kenang-kenangan dari suami ibu ketika beliau masih ada. Awet banget, tuh sampe sekarang masih bagus."
Bu Amir menepuk bahu saya.
"Bawa saja pulang dan hadiahkan buat ibumu. Percayalah, ibumu pasti senang dapat oleh-oleh dari Solo. Adik mampir di warung Ibu saja sudah merupakan sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai. Ibu senang, benar-benar senang sudah bisa ngobrol sama adik."
Begitu kata Bu Amir sambil tersenyum.
Saya kehilangan akal dan hanya bisa pamit sambil menundukkan kepala....
CATATAN
Silakan coba sotonya di lokasi : Yosodipuro dekat museum Pers Solo
Jika beli soto di situ selain hari jum'at, kembaliannya jangan diterima. Ketika membayar dan diberi kembaliannya, katakanlah "nderek titip kagem sedekah Jumat bu".
Beliau akan berterima kasih & mendoakan kita nggak habis2nya.
Aamiin... aamiin... aamiin...
Beliau mendoakan kita & Allah ridho akan doanya.
.
Ibu tersebut diparingi Gusti Allah subhanahuwatangala rejeki luar biasa krn rasa syukur & ikhlasnya
Sumber: Facebook