Kamis, 31 Januari 2013

HUTANG-HUTANG KITA KEPADA PALESTINA

Jalur Gaza senantiasa membara. Zionis Israel
kembali menghujani Negeri lahirnya Imam
Syafi’i itu dengan rudal dan aneka senjata
yang dilarang oleh Dewan Keamnan PBB.
Bahkan, mereka tengah mempersiapkan
75.000 tentaranya di perbatasan Palestina-
Israel untuk melakukan serangan darat.
Hingga tulisan ini dibuat, lebih dari 85 orang
gugur di medan juang, termasuk di dalamnya
anak-anak, wanita dan lansia. Sementara 700
orang mengalami luka berat. Termasuk di
dalamnya mereka yang harus kehilangan
anggota tubuhnya dan mengalami cacat
permanen.
Kita tentu prihatin dengan kejadian ini. Apatah
lagi, ini bukan yang pertama. Sejak perang
tahun 1948, Gaza nyaris menjadi kota mati.
Wilayah Palestina-pun semakin mengerucut
lantaran dicaplok oleh Zionis Israel. Ironisnya,
ketika warga Palestina tengah mengerahkan
seluruh kemampuannya untuk
mempertahankan negerinya dari penjajah, kita
disibukkan dengan penjajah yang berwajah
pribumi. Lihat saja mereka yang tidak tahu diri
atau mereka yang memang tidak mau tahu.
Mereka yang berdasi, duduk di ruangan
berpendingin dan busung perutnya lantaran
memakan uang rakyat. Jangankan memikirkan
Palestina, warga di negerinya sendiripun,
mereka kebiri. Termasuk para rakyat yang
dengan sukarela menjadikan mereka terpilih
menjadi salah satu peserta di kursi panas yang
seringkali disalahgunakan untuk menilap uang
negara.
Adapula sebagian penduduk negeri ini yang
sering berujar, “Ngapain repot membantu
Palestina? Ngurus Indonesia saja tidak becus?
Masih banyak pengangguran, kemiskinan
merajalela dan aneka ketimpangan lainnya?”
Pernah, kan? Atau, jangan-jangan kitalah
salah satu orang yang sempat berpikiran
sepicik itu atau barangkali pernah
mengucapkannya?
Palestina adalah negeri suci. Ia adalah simbol
Islam lantaran di dalamnya ada masjid al
Aqsha. Masjid yang menjadi saksi peristiwa
Isra’ Mi’raj, masjid yang merupakan kiblat
pertama umat Islam, dan masjid yang diberi
pahala berlipat ganda manakala kita shalat di
dalamnya dan masjid yang keberkahannya
terekam jelas dalam Al Quran Surah al
Isra’ [17] ayat pertama:
“Maha Suci Allah, yang telah
memperjalankan hamba-Nya pada suatu
malam dari Al Masjidil Haram ke Al
Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi
sekelilingnya agar Kami perlihatkan
kepadanya sebagian dari tanda-tanda
(kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia
adalah Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui.”
Zionis Israel Ilegal
Israel adalah negara tidak sah. Ia yang
awalnya diberi tumpangan oleh Palestina, kini
malah mengusir dan membunuhi tuan rumah.
Warga Palestina yang sejatinya pemilik resmi
tanah suci itu diusir paksa. Ancamannya
mengerikan, “Pergi atau mati!” Dan hal itulah
yang pernah kita alami saat Belanda, Jepang
dan Portugis menjajah negeri kita. Ketika dulu
kita menggunakan bambu runcing, maka kini,
rakyat Palestina hanya menggunakan batu.
Batu keramat yang terbukti membuat tentara
Zionis tunggang langgang, bahkan batu-batu
kecil itu tak jarang mengenai pesawat tempur
Zionis hingga akhirnya terjatuh.
Zionis Israel tidak sendiri. Ia mengajak banyak
teman. Bosnya adalah negeri Paman Sam.
Tercatat, negeri itu membantu sekitar 620 juta
Dolar AS pertahun untuk membiayai perang
Israel melawan Palestina. Belum lagi dengan
bantuan senjata yang dijual murah, kekuatan
diplomasi via PBB dan seterusnya. Termasuk
juga melalui penjualan-penjualan produk
Yahudi yang melonjak drastis di seluruh dunia,
termasuk di negeri kita juga.
Bukan main peran yang dilakukan oleh Zionis
Israel dalam upaya memusnahkan segala
yang bermerk Palestina. Dalihnya adalah
pejuang militan Palestina yang mereka labeli
dengan teroris. Dari sana, mereka kemudian
menembaki anak-anak, para pemuda, ibu
hamil juga orang-orang jompo yang tidak
berdosa. Bahkan, cara yang mereka lakukan
tak kalah bejatnya.
Ada yang diberondong dengan peluru ketika
shalat berjama’ah di masjid, pengantin baru
yang diperkosa di depan suaminya kemudian
dihabisi, ada pula pembantaian massal ketika
mereka mengungsi, sampai penggunaan
amunisi-amunisi terlarang saat mereka
melancarkan serangan ke pemukiman
penduduk di Jalur Gaza. Bom fosfor, misalnya.
Mereka juga memboikot tanah Palestina dari
dunia luar. Listrik mati, air diracuni, udarapun
tak lagi segar lantaran pencemaran bahan-
bahan kimia yang terkandung dalam senjata
yang digunakan Israel. Obat-obatan tak
mereka dapati, kecuali hanya sedikit saja.
Semangat yang menyala
Fasilitas fisik di Palestina memang hancur
lebur. Mulai rumah sakit, sekolah, hingga
gedung pemerintahan dan tempat ibadah.
Namun, itu semua tidak menjadikan mereka
menyerah atau mengeluh. Yang ada adalah
semangat perjuangan yang semakin meninggi.
Mereka tidak pernah gentar untuk mati
sebagai pahlawan bagi negeri dan agamanya.
Mereka rela menumpahkan darah demi
kemerdekaan yang diimpikan. Bahkan, ibu-ibu
Palestina dengan sukarela menyerahkan
anaknya untuk dididik menjadi pahlawan bagi
negerinya.
Adalah Ferry Nur, ketua KISPA (Kominte
Indonesia untuk Solidaritas Palestina) yang
seringkali menyambangi Gaza menuturkan,
“Saya tidak sekalipun mendapati ada
pengemis di sana. Sedangkan di negeri kita, di
sana sini banyak pengemis.”
Kepedulian tanpa batas
Adalah Dzikrullah W Pramoedya, salah satu
relawan Sahabat al Aqsha yang pernah tinggal
di Damaskus bercerita. Ketika terjadi bencana
di Wasior dan ‘batuknya’ Gunung Merapi di
Yogyakarta, beliau mendapat panggilan
telepon dari salah satu Pemimpin Pergerakan
Pembebasan Palestina. Dari ujung suara,
pemimpin pergerakan itu berkata, “Ustadz,
segera ke kantor saya. Ada hal penting yang
ingin kami bicarakan.”
Sesampainya di kantor, ustadz Dzikrullah W
Pramoedya diminta oleh sang pemimpin untuk
menceritakan ihwal gempa di Wasior dan
merapi meletus yang tersiar kabarnya sampai
ke Penjuru dunia. Setelah ustadz selesai
bercerita, sang pemimpin menyodorkan uang
tunai senilai 2000 dolar, “Terimalah ini, tanda
cinta kami untuk saudara-saudara di Indonesia
yang sedang diberi ujian cinta dari Allah.
Seribu dolar untuk Wasior, Seribu dollar untuk
Jogja.”
Sang ustadz tertunduk haru, matanya
digenangi butiran lembut yang bening. Beliau
berucap, “Jazakumullah ahsanal jaza’ (semoga
Allah memberikan balasan terbaik ) ustadz,
tapi apakah kami pantas menerima
sumbangan dari Anda? Sementara Anda dan
saudara-saudara di Palestina sedang
mengalami krisis seperti ini?” Dengan tidak
mengurangi senyum, Sang Pemimpin berkata
lembut, “Tidak apa-apa ustadz, jangan
sungkan. Kami adalah saudara Anda. Ketika
kami susah, rakyat Indonesia membela kami
dengan aksi dan kerja nyata. Sekarang Anda
tengah diberi musibah, jadi kami terpanggil
untuk memberi. Meski sedikit, setidaknya
itulah bukti cinta kami. Bukankah sesama
manusia adalah beraudara?”
Jawaban dari sang pemimpin itu membuat
ustadz tidak bisa lagi menolak. Dan dibawalah
2000 dollar itu ke Indonesia. Palestina yang
sedang dijajah itu, memberikan
sumbangannya untuk Indonesia yang sudah
merdeka. Dan dalam waktu berlainan, ketika
ada sebagian warga Indonesia yang mencoba
membantu Palestina, meski sedikit dan tak
seberapa, ada saja orang Indonesia (juga)
yang berkata santai, bahkan meremehkan,
“Ngapain repot ngurusin Palestina?” Miris.
Hal itu terus berlanjut. Ketika mendengar
bahwa di Somalia tengah terjadi krisis, serta
merta warga Palestina menyiapkan bantuan.
Mereka mengirimkan beberapa dokter bedah
dan bahan makanan serta aneka perhiasan
yang mereka miliki. Bahkan, berita ini sempat
menjadi headline berita di berbagai media
internasional, karena bantuan dari Palestina
ke Somalia merupakan bantuan yang lebih
dulu tiba dibanding bantuan dari Negara lain.
Dan ketika itu (bahkan sampai sekarang),
sama seperti ketika mereka membantu
Yogyakarta dan Wasior, Palestina tengah
dihajar oleh Zionis Israel.
Itulah kekuatan jiwa. Ketika nyawa mereka di
ujung tanduk sekalipun, masih sempat
mengumpulkan bantuan untuk sesamanya.
Ketika ditanya, jawaban mereka tak berubah,
“Bukankah sesama manusia harus saling
membantu? Jika di Somalia mereka tengah
kelaparan, maka kita berkewajiban untuk
membantu, sesuai jangkaun tangan kita.”
Kita juga harus tahu, bahwa dua Negara yang
pertama kali mengakui kemerdekaan Republik
Indonesia tercinta ini adalah Mesir dan
Palestina. Maka, cukuplah deretan fakta itu
menjadi bukti, betapa banyaknya kita
berhutang budi pada Palestina. Semoga
Palestina segera mendapat haknya untuk
merdeka. Karena Penjajahan di atas dunia
tidaklah sesuai dengan prikemanusiaan dan
prikeadilan. Sebagaimana dinasehatkan dalam
Pembukaan UUD 1945. (oleh: Usman Al Faris)
diambil dari www.duniaislam.com

AKU PASTI BISA

CALON SUAMI IDEAL
1. Ketika dia miskin dia tidak mengeluh, apalagi
putus asa. Ia tetap bersabar sehingga ia benar-
benar menjadi orang yang penyabar. Ia terus
berjuang untuk keluar dari kemiskinannya dan
selalu bersyukur atas segala karunia yang telah
ALLAH berikan kepadanya.
2. Ketika kaya, dia tidak menjadi sombong
dengan kekayaannya, justru dengan kekayaanya
ia gunakan untuk banyak beramal di Jalan
ALLAH.
3. Dia senantiasa mengajak ke jalan kebaikan,
tutur katanya begitu sopan, bertanggung jawab,
penuh teladan dan bisa menjadi pemimpin yang
baik dalam berumah tangga.
4. Dia senantiasa berusaha untuk menjadi
manusia yang bermanfaat bagi keluarga,
masyarakat dan lingkungan sekitarnya yang
semata-mata hanya mengharap ridho ALLAH.
Alangkah bahagianya memiliki calon suami
yang ideal.
Untuk kaum Adam, berusahalah untuk menjadi
calon suami yang Ideal.
Untuk kaum Hawa, carilah calon suami yang
ideal agar biduk Rumah Tangga menjadi
Sakinah Mawaddah Warahmah. Aamiin

Rabu, 30 Januari 2013

AKIBAT MELIHAT FILM PORNO


# Akibat Nonton Film Porno#
Dari Mu’awiyah ra. berkata: Aku mendengar
Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya jika
engkau mengikuti aib-aib orang lain, maka aib-
aib tersebut akan merusak mereka, atau engkau
yang akan merusak mereka,” (THR. Ibn Hibban).
Dunia BARAT selalu mencari cara untuk
menemukan kesenangan dunia. Mulai dari
ujung kaki, sampai ujung kepala. Apalagi urusan
bawah perut. Semuanya dibolehkan. Tentu tidak
demikian dengan Islam.
Tatkala Dunia Barat menyalurkan syahwat
mereka pada perkara-perkara yang haram maka
jadilah mereka kehilangan rasa kepuasan
dengan cara-cara yang halal dan yang sesuai
dengan fitroh dan harkat kemanusiaan.
Sehingga timbullah kelainan-kelainan seksual,
seperti homo seksual, hubungan seks dengan
cara kasar, bahkan dengan menyakiti
pasangannya agar timbul kepuasan. Bahkan
sebagian mereka hanya bisa puas jika berjima.
dengan hewan peliharaannya.
Yang sangat menyedihkah—setelah tersebarnya
video, para bola, dan internet—maka banyak
kaum muslimin yang menonton tayangan-
tayangan film porno. Dan tidak diragukan lagi
bahwasanya larisnya praktek oral seks di
kalangan kaum muslimin juga setelah larisnya
tayangan-tayangan tersebut. Dari sinilah
sangat jelas hikmah dari firman Allah
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang
beriman: “Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan memelihara kemaluannya;
yang demikian itu adalah lebih suci bagi
mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui
apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah
kepada wanita yang beriman: “Hendaklah
mereka menahan pandangannya, dan
kemaluannya,” (QS An-Nuur : 30-31).
* Diantara akibat buruk dari menyaksikan
tayangan-tayangan seperti ini adalah:
- Hilangnya rasa malu karena terlalu sering
menyaksikan aurot para pezina
- Hilangnya rasa cemburu dari hati kedua
pasangan, bagaimana tidak?, sementara sang
istri membiarkan sang suami berledzat-ledzat
menonton aurot para wanita pezina pelaku
film-film porno tersebut. Demikian juga sang
suami membiarkan sang istri berledzat-ledzat
melihat aurot para lelaki barat pezina dalam
tayangan film-film porno tersebut.
- Hilangnya rasa kepuasan terhadap
pasangannya. Masing-masing berangan-angan
pasangannya bisa seperti tokoh yang ia
saksikan dalam tayangan-tayangan film porno
tersebut. Dan diantara sebab timbul banyaknya
perceraian adalah akibat menyaksikan
tayangan-tayangan film porno. Sungguh Allah
telah memberikan kepuasan kepada sang lelaki
dengan istri yang halal, akan tetapi tatkala ia
menyaksikan film-film porno maka dicabutlah
rasa kepuasan tersebut, bahkan ia berangan-
angan untuk bisa berzina dengan wanita barat
pezina yang dia lihat dalam tayangan porno
tersebut agar bisa berfantasi dengannya.
Wal’iyaadzu billah.
- Hilangnya rasa kepuasan dengan cara
berhubungan seksual yang sesuai dengan fitroh
manusia. Betapa banyak lelaki yang sangat
ingin mempraktekkan anal seks (berjimak lewat
dubur) setelah menonton tayangan-tayangan
seperti ini. Betapa banyak para wanita yang
ingin digerayangi lebih dari seorang lelaki
setelah menyaksikan tayangan-tayangan
tersebut.
* Adapun secara fatamorgana, film porno juga
memberikan dampak sebagai berikut:
1. Pornografi memberi makan pada “keinginan
mata” dan “keinginan daging” yang tidak akan
pernah terpuaskan. Pornografi hanya akan
membuat ‘penontonnya’ minta tambah, tambah,
dan tambah lagi.Dengan mudah, pornografi
memperbudak orang akan nafsunya dan
membuka pintu terhadap segala jenis kejahatan
seperti kemarahan, penyiksaaan, kekerasan,
kepahitan, kebohongan, iri hati, pemaksaan,
dan keegoisan.
2. Pornografi membuat cara berpikir seseorang
menjadi penuh dengan seks semata. Pikiran
seks akan menguasai alam bawah sadar
mereka. Gambar berbau seks akan melekat
pada otak mereka, sehingga pada saat
seseorang memutuskan untuk berhenti melihat
pornografi-pun, gambar-gambar yang pernah ia
lihat dimasa lalu akan bertahan sampai
beberapa tahun bahkan selama-lamanya.
3. Pornografi menjadi ajang promosi terhadap
praktik seksual yang menyimpang. Contohnya,
situs porno internet biasnya terhubung dengan
situs porno yang lebih progresif seperti
homoseks, pornografi anak, seks dengan
hewan, perkosaan, seks dengan kekerasan dan
lainnya.Ini akan membuat orang-orang tertentu
terganggu secara mental dan tertantang untuk
mencoba. Dengan demikian, makin banyaklah
perilaku seks menyimpang di masyarakat.
4. Pornografi membuat seseorang terpicu untuk
lebih suka melayani diri sendiri dibanding orang
lain. Masturbasi/onani adalah contohnya. Ini
adalah tindakan pemenuhan nafsu pribadi yang
bisa membuat seseorang sulit menerima dan
membari cinta yang sebenarnya pada orang
lain. Pornografi biasanya membuat orang
kecanduan masturbasi/onani.
5. Pornografi akan membawa seseorang
terhadap penggunaan waktu dan uang dengan
sangat buruk. Sedikit ada waktu luang atau
uang lebih, akan dihabiskan untuk memuaskan
hawa nafsunya.
6. Dengan sering melihat situs porno atau
membeli film/majalah porno, orang-orang
tersebut mendukung perkembangan industri
pornografi yang biasanya dikelola oleh
“kejahatan terorganisir” yang mencari dana
dengan cara haram.
7. Terbiasa melihat pornografi akan merusak
hubungan orang tersebut dengan
lingkungannya, dalam hal ini keluarga atau
orang-orang terdekatnya.Pada hubungan
pacaran, hubungan yang berkembang menjadi
tidak sehat. Orang yang terlibat pornografi
akan menyalahkan kekasihnya pada tindakan-
tindakan seksual yang mereka lakukan. Padahal
masalah itu terdapat pada pribadinya sendiri,
dan pasangannya adalah si ‘korban’. Pada
pasangan yang telah menikah, ini akan memicu
ketidakpuasan seksual dan praktik seksual yang
menyimpang sehingga mengarah ke arah
ketidakharmonisan keluarga, bahkan
perceraian.
8. Dalam banyak kasus, pornografi membuat
seseorang kehilangan daya kerjanya. Yang
tadinya aktif dan kreatif bisa menjadi tidak
fokus dalam pekerjaan.
9. Pornografi dapat merusak hubungan seksual
dengan pasangan karena terbiasa
membayangkan orang lain dalam hubungan
seksual.Imajinasi adalah salah satu efek
pornografi yang sangat kuat. Nilai dan
kemurnian seksual sesungguhnya menjadi
rusak.
10. Melihat pornografi akan membuat
seseorang menjadi sering berbohong.Orang
yang terikat pornografi akan menyimpan
kebiasaannya ini sebagai rahasia, sehingga
dengan berbohong ia dapat menyembunyikan
rasa malunya dan menghindari kritik dari
lingkungannya. Kemanapun ia pergi, ia akan
cenderung memakai ‘topeng’.
11. Pornografi akan membawa seseorang pada
konsekuensi spiritual yang serius.Tekanan dan
kebingungan akan memenuhi hidupnya.
Pornografi membawa kekuatan jahat yang akan
mengontrol dan mendominasi pemirsanya.
Sekali saja seseorang melihat pornografi, itu
akan membawanya semakin dalam. Nilai moral
yang benar makin lama makn pudar, sehingga
timbul standar ganda yang membingungkan.
12. Pornografi akan membuat seseorang
mempercayai semua kebohongan yang
ditawarkan oleh pornografi sendiri.
Contoh kebohongan yang ditawarkan ialah :
a. Kebebasan seksual = kebahagiaan
b. Penyimpangan seksual = normal
c. Kapan saja melampiaskan kebutuhan seksual
= hal yang benar dan wajar
d. Setiap hari masturbasi = sehat
e. Pornografi = tidak menyakiti siapapun
f. Bintang porno = orang paling bahagia di
dunia
(islampos)